Home » Hampir Tak Berkedip, Atraksi Barongsai dan Kembang Api SDS Katolik Tanjungpinang Berhasil Hipnotis Penonton

Hampir Tak Berkedip, Atraksi Barongsai dan Kembang Api SDS Katolik Tanjungpinang Berhasil Hipnotis Penonton

oleh Milawati Agustina Simanjuntak

Tanjungpinang,YTKNews.id—Perayaan Imlek di SDS Katolik Tanjungpinang pada Rabu, 25 Februari 2026 berlangsung meriah. Kemeriahan ini ditandai dengan hadirnya atraksi barongsai dan kembang api yang berhasil menghipnotis penonton sehingga membuat mata tak berkedip saat menyaksikannya.

Perayaan kali ini diawali dengan rangkaian acara seremonial kemudian dilanjutkan dengan atraksi barongsai yang menjadi ciri khas perayaan Imlek. Acara dimulai dari pukul 07.30 hingga pukul 10.00 WIB turut mengikutsertakan orang tua dari siswa-siswi SDS Katolik.

Dalam rangkaian acara seremonial, Miss Dyta dan Laoshi Mui Tiang menyapa dan membuka acara dengan sapaan hangat. Siswa-siswi yang hadir turut antusias menyambutnya. Sebelum acara seremonial berlanjut, Seluruh siswa dan Bapak Ibu guru juga turut mengikuti iringan lagu Mandarin tersebut dengan khidmat.

Lusiana Supriyati,S.Pd selaku kepala sekolah dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghargai dan menghormati keberagaman budaya di lingkungan pendidikan, khususnya di SDS Katolik. Beliau juga mengajak seluruh siswa agar saling menghargai apapun bentuk perbedaan yang terdapat di sekeliling. Setelah kata sambutan berakhir, acara berlanjut dengan penampilan dance dari hasil pembelajaran kegiatan ekstrakurikuler. Tidak hanya itu, vokal grup dan pembacaan puisi juga mengisi rangkaian acara seremonial saat itu. Setelah acara seremonial selesai, momen yang ditunggu-tunggu pun tiba. Gerombolan barongsai sudah siap untuk menunjukkan atraksinya. Tidak hanya barongsai, badut Imlek juga turut memeriahkan acara tersebut.

Atraksi barongsai dimulai dari gerbang sekolah menuju area lapangan. Tiga Pastor Paroki HSMTB yakni Pastor Agustinus Dwi Pramodo, Pastor Kamilus, dan Pastor Antonius Wahyu Pradana mengawali atraksi barongsai dengan menyalakan kembang api yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Kembang api dipercaya dapat mengusir energi negatif dan siap menyambut harapan yang baru. Setelah kembang api menyala dan membakar tubuhnya, gerombolan barongsai mulai mengelilingi area sekitar sekolah sambil menunjukkan kebolehannya. Mereka berjalan beriringan dengan alunan musik yang menjadi ciri khas Imlek.

Penonton yang hadir terpukau melihat unjuk kebolehan barongsai tersebut. Tidak sedikit dari mereka mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponselnya. Dalam perayaan yang meriah ini, turut hadir juga kepala sekolah dari SMAS Katolik Santa Maria yaitu Bapak Fransiskus Xaverius Kanga. Tidak hanya atraksi barongsai, siswa-siswi TK Santa Bernadeth juga tak mau kalah. Mereka menampilkan kebolehannya dalam gerak dan lagu sehingga semakin menambah semarak Imlek yang berlangsung saat itu.

Setelah atraksi berakhir, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Sesi ini menjadi pengingat akan kehangatan pada perayaan Imlek tahun kuda tahun ini. Perayaan ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan bentuk pengalaman kebudayaan yang hidup dan berkesan bagi seluruh warga sekolah. (Efrillya).

 Kotributor : Astriana

Anda mungkin juga suka