Pangkalpinang, YTKNews.id — Suasana SMP Santo Paulus Pangkalpinang tampak berbeda pada 10-11 April lalu. Sebanyak 32 siswa berkumpul dengan semangat membara untuk mengikuti Latihan Kepemimpinan Dasar (LDK) OSIS periode masa bakti 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi kawah candradimuka bagi para calon pemimpin muda. LDK kali ini diikuti oleh 21 peserta baru dari kelas 7 dan 8, serta didampingi oleh 11 pengurus OSIS lama dari kelas 9. Sinergi antar-generasi ini bertujuan untuk memastikan tongkat estafet organisasi berjalan dengan mulus.

Kegiatan dibuka dengan materi leadership yang disampaikan oleh Sr. Yosefania, FCJM. Dalam paparannya, ia menekankan tiga pilar utama bagi seorang pengurus OSIS: tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja sama. Tak hanya teori, para siswa langsung diajak menyelami dinamika kelompok dan simulasi penyusunan program kerja agar lebih terukur dalam menjalankan organisasi ke depan.
Memasuki malam yang tenang, suasana berubah menjadi khidmat saat Edi Woda, salah satu pendamping, memimpin renungan malam. Mengambil inspirasi dari pelindung sekolah, ia mengajak anak-anak belajar kepemimpinan dari Santo Paulus.
“Menjadi pemimpin berarti memberikan teladan hidup, bukan sekadar memerintah,” pesannya di sela-sela heningnya malam sebelum ditutup dengan hangatnya api unggun persaudaraan.

Hari kedua kegiatan dimulai dengan energi positif melalui senam pagi dan latihan Baris Berbaris (PBB) untuk memupuk kedisiplinan fisik. Keseruan memuncak saat sesi outbound, di mana berbagai permainan kerja sama tim dilakukan untuk membangun kekompakan. Kegiatan ditutup dengan “Operasi Semut” sebagai bentuk aksi nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Fenora Angelica, Ketua OSIS periode 2026/2027, mengaku mendapatkan transformasi diri yang luar biasa.
“LDK mengajarkan saya menjadi pemimpin yang berani dan percaya diri. Saya belajar pentingnya komunikasi dalam organisasi agar lebih mandiri,” ungkap Fenora.

Senada dengan Fenora, Yosef Sijabat selaku Wakil Ketua OSIS baru merasa gembira karena mendapatkan pengalaman seru bersama guru dan rekan-rekan. Sementara itu, Hans Boenardo dari seksi bidang keimanan merasa lebih siap bertugas karena kini ia memahami cara menyusun program kerja yang sistematis. Melalui LDK ini, SMP Santo Paulus Pangkalpinang berharap para pengurus OSIS yang baru mampu membawa perubahan positif dan menjadi garam serta terang bagi teman-teman sejawatnya.
Kontributor: Edi
