Tanjung Balai Karimun, YTKNews.id — Suasana sukacita dan penuh kehangatan terasa dalam perayaan Tahun Baru Imlek yang diselenggarakan di sekolah TK Santu Yusup Tanjung Balai Karimun pada Rabu, 25 Februari 2026.
Seluruh anak hadir dengan pakaian bernuansa merah, putih, emas, melambangkan semangat, keberuntungan, dan kebahagiaan dalam menyambut tahun yang baru.
Kegiatan diawali dengan penjelasan sederhana kepada anak-anak mengenai makna Imlek sebagai momen penuh syukur, harapan, dan doa untuk kehidupan yang lebih baik. Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah tradisi memberikan jeruk kepada ayah dan ibu.
Dengan penuh hormat dan senyum ceria, anak-anak menyerahkan jeruk sambil mengucapkan doa dan harapan baik untuk orang tua mereka. Dan kemudian Ayah dan Ibu memberikan Angpao.
Jeruk memiliki makna simbolis yang sangat kuat dalam budaya Tionghoa. Buah ini melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Warna jeruk yang cerah menyerupai emas semakin memperkuat makna kemakmuran dan rezeki yang berlimpah. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang nilai berbagi, rasa hormat kepada orang tua, serta pentingnya mendoakan kebaikan bagi keluarga.
Keceriaan semakin bertambah saat anak-anak menerima angpao yang diberikan sebagai simbol doa dan harapan baik. Dengan wajah berseri-seri, mereka menerima angpao sebagai tanda kasih sayang dan keberkahan.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa angpao bukan hanya tentang isi di dalamnya, tetapi juga tentang makna doa, perlindungan, dan harapan agar anak-anak tumbuh sehat, bahagia, dan sukses.
Perayaan Imlek ini tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan budaya, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti hormat kepada orang tua, rasa syukur, serta kebersamaan. Suasana penuh warna merah, hiasan lampion, dan dekorasi bernuansa emas semakin menambah kemeriahan acara.
Salah satu orang murid, terharu, Herlina Febryani Br Gutom menyampaikan rasa haru dan bahagia saat kegiatan berlangsung, harapannya semoga anak-anak memiliki sikap yang tangguh dan kuat serta berani.
”Terharu campur bahagia ketika anak memberi hampers,” ungkap orangtua murid yang biasa disapa mak Adel ini.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, anak-anak belajar bahwa Tahun Baru Imlek adalah waktu untuk berbagi kebahagiaan, mempererat kasih dalam keluarga, dan menyambut tahun yang baru dengan penuh harapan dan semangat.

Kontributor : Mariotto Lumban Batu, S.Pd.
