Pangkalpinang, YTKNews.id – 27 Februari 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Gereja Santa Bernadeth, Jumat, 27 Februari 2026, saat seluruh warga sekolah mengikuti Ibadat Jalan Salib dalam rangka masa Prapaskah. Dengan penuh penghayatan, para peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan bersama-sama merenungkan sengsara Tuhan Yesus Kristus melalui setiap perhentian Jalan Salib.

Petugas ibadat yang terdiri dari para peserta didik menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Para putra altar berjalan dengan tertib membawa lilin dan salib, menghadirkan suasana doa yang mendalam. Sementara itu, para lektor membacakan renungan di setiap perhentian dengan suara yang jelas dan penuh penghayatan, mengajak seluruh peserta untuk masuk dalam suasana refleksi dan pertobatan.

Dalam keheningan, setiap perhentian menjadi momen permenungan bagi para siswa. Mereka diajak untuk melihat kembali perjalanan hidup, belajar tentang pengorbanan, kesabaran, serta kasih yang tanpa batas. Ibadat ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan pribadi dengan Tuhan serta memperkuat nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pembinaan karakter di SMA Santo Yosef Pangkalpinang, yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pertumbuhan iman dan spiritualitas peserta didik. Melalui Jalan Salib, para siswa diajak untuk semakin peka terhadap penderitaan sesama dan terdorong untuk menjadi pribadi yang lebih peduli, rendah hati, dan penuh kasih.
Dengan berakhirnya ibadat, suasana hening berubah menjadi semangat baru. Jalan Salib hari itu meninggalkan pesan mendalam bahwa dalam setiap kesulitan, selalu ada harapan; dalam setiap pengorbanan, selalu ada kasih dan dalam setiap perjalanan hidup, Tuhan senantiasa menyertai.
Penulis : Lukas Mileniawan, S.Pd.
