Tanjung Balai Karimun, YTKNews.id __ Perayaan Tahun Baru Imlek di SMA Santo Yusup pada Rabu, (25/02/2026) berlangsung meriah dan penuh semangat. Seperti tradisi setiap tahunnya, komunitas sekolah kembali menghadirkan pertunjukan barongsai yang selalu dinanti-nantikan oleh seluruh siswa dan guru. Antusias seluruh peserta didik bahkan komunitas SMA Santo Yusup sangat terlihat dengan tepuk tangan dan sorak sorai yang mereka lakukan.
Menariknya, para pemain barongsai yang tampil merupakan alumni-alumni SMA Santo Yusup sendiri. Kehadiran mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang terus terjalin lintas generasi. Dengan iringan tabuhan gendang yang menggema di seluruh area sekolah, barongsai menampilkan atraksi enerjik yang memukau.
Sesuai dengan kepercayaan tradisi Tionghoa, barongsai berkeliling memasuki setiap ruangan kelas dan kantor untuk memberikan berkat serta doa keberuntungan. Sorak-sorai siswa menambah semarak suasana ketika barongsai mulai “berburu” dan mengambil angpao yang telah disiapkan oleh pihak sekolah di sudut ruangan. Kepala Sekolah SMA Santo Yusup juga memberikan Angpao kepada Barongsainya dan juga jeruk untuk di kupas oleh barongsainya supaya jeruk yang sudah dikupas dibagikan bagi siapa saja yang mau karena mereka percaya bahwa jeruk yang sudah dikupas oleh Barongsai sudah diberkati.
Setelah pertunjukan barongsai selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan yang telah dipersiapkan oleh OSIS SMA Santo Yusup. Setiap kelas menampilkan pertunjukan seni (pensi) terbaik mereka, mulai dari tarian, nyanyian, hingga pertunjukan kreatif lainnya yang mengundang tepuk tangan meriah.

Tidak kalah seru, lomba masak antarkelas juga menjadi sorotan utama. Setiap kelas mengutus dua kelompok untuk berkreasi menyajikan hidangan khas Chinese terbaik mereka. Aroma masakan yang menggugah selera memenuhi area sekolah, sementara dewan juri dengan teliti menilai cita rasa, penyajian, dan kekompakan tim ketika memasak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penjurian hasil lomba sekaligus open class di kelas masing-masing, yang semakin mempererat kebersamaan antarsiswa.
Imlek tahun ini terasa sangat istimewa. Tahun 2026 dikenal sebagai Tahun Kuda dalam penanggalan Tionghoa, yang melambangkan semangat, kerja keras, keberanian, kebebasan, dan energi yang tak pernah padam. Makna ini sejalan dengan semangat siswa-siswi SMA Santo Yusup yang terus melaju, berani bermimpi, dan pantang menyerah dalam meraih prestasi.
Perayaan Imlek 2026 bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat baru, dan melangkah maju bersama dengan penuh optimisme. Semangat Tahun Kuda pun terasa nyata di setiap sudut SMA Santo Yusup hari itu. (***)
Penulis : Sri Nova Gressi Situmorang, S.Pd
