
Pangkalpinang, YTKNews.id – 13 Maret 2026 – Suasana penuh kebersamaan dan toleransi terasa hangat dalam kegiatan ceramah Ramadhan menjelang berbuka puasa yang diselenggarakan di SMA Santo Yosef Pangkalpinang pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat nilai persaudaraan lintas agama di lingkungan sekolah yang dikenal dengan keberagamannya.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menghadirkan penceramah dari Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, yaitu Ustadz Muchlisin Khoir yang merupakan Staf Bimas Islam. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pesan-pesan Ramadhan yang menekankan pentingnya toleransi, kasih sayang, serta sikap saling menghormati antarumat beragama.

Di hadapan para peserta didik yang berasal dari berbagai latar belakang agama seperti Islam, Kristen, Buddha, dan Khonghucu, Ustadz Muchlisin menegaskan bahwa bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momen peningkatan spiritual bagi umat Islam, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
“Ramadhan mengajarkan kita tentang kesabaran, pengendalian diri, serta kepedulian kepada sesama. Nilai-nilai ini sebenarnya bersifat universal dan dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antar manusia tanpa memandang perbedaan agama,” ungkapnya dalam ceramah yang disambut antusias para peserta didik.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah Frans, S.Pd.,M.M., bersama para guru dan staf sekolah yang turut mendampingi para siswa selama acara berlangsung. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang menghargai keberagaman.
Setelah sesi ceramah, para peserta didik melanjutkan kegiatan dengan kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa. Momen tersebut menjadi ruang interaksi yang hangat, di mana para siswa saling berbagi cerita dan mempererat persahabatan. Bagi siswa Muslim, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh makna, sementara siswa dari agama lain turut menunjukkan dukungan dan rasa kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, SMA Santo Yosef Pangkalpinang kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang tidak hanya mengedepankan pendidikan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti toleransi, empati, dan persaudaraan, tutur Hasem Ashari, S.Pd. Pendamping Pendalaman Iman Islam

Semangat Ramadhan yang penuh kedamaian pun terasa semakin kuat di lingkungan sekolah, membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup dalam harmoni, melainkan kekayaan yang memperindah kehidupan bersama.
Penulis : Lukas Mileniawan, S.Pd.
