Mentok, YTKNews.id–Semangat pelestarian lingkungan sedang membara di lingkungan SMP Santa Maria. Menjelang peringatan Hari Bumi mendatang, seluruh siswa-siswi mulai disibukkan dengan persiapan lomba taman kelas yang mengusung konsep unik memadukan penghijauan konvensional dengan inovasi teknologi digital. Kegiatan puncak bertajuk Roots and Routers tanggal 22 April mendatang rencana akan menghadirkan Bupati Bangka Barat.

Mendata tanaman dengan bantuan AI
Pantauan di lapangan menunjukkan setiap kelas mulai memetakan lahan mereka. Tak sekadar menanam, para siswa diwajibkan membawa bibit pohon atau tanaman baru sebagai simbol regenerasi alam di sekolah.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, lomba kali ini mewajibkan integrasi teknologi. Ketua Panitia Hari Bumi SMP Santa Maria menjelaskan bahwa setiap tanaman yang ditanam harus dilengkapi dengan QR Code.

“Kami ingin setiap tanaman punya ‘identitas’. Jadi, siapa pun yang berkunjung ke taman kelas bisa memindai QR Code tersebut untuk mengetahui nama ilmiah, khasiat, hingga tips perawatannya yang telah disusun sendiri oleh para siswa,” ujar Ryu Karnadi, Ketua OSIS sekigus ketua panitia.
Selain itu, sisi kreatif siswa diuji melalui pembuatan video timelapse. Sejak proses penggalian tanah hingga bibit tertanam sempurna, seluruh momen didokumentasikan untuk memperlihatkan kerja keras dan kerja sama tim dalam membangun ekosistem kecil di sekolah.
Salah satu siswa kelas VIII, Irvan, mengaku sangat antusias dengan konsep baru ini. “Biasanya cuma tanam saja, tapi sekarang seru karena kita juga belajar bikin konten video timelapse dan mengelola data tanaman ke dalam QR Code. Jadi tamannya kelihatan lebih canggih dan modern,” ungkapnya saat sedang menyiapkan media tanam.
Pihak sekolah berharap kegiatan ini tidak hanya mempercantik lingkungan SMP Santa Maria, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan yang berbasis literasi digital kepada para siswa. Penilaian akhir rencananya akan dilakukan pada puncak perayaan Hari Bumi, di mana juri akan memindai langsung setiap QR Code untuk memastikan akurasi data yang disajikan oleh setiap kelas.
