Pangkalpinang, YTKNews.id – 17 Maret 2026 – Perpustakaan bukan sekadar deretan buku di rak, melainkan jantung literasi sebuah sekolah. Semangat inilah yang melandasi kunjungan tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke SMA Santo Yosef Pangkalpinang pada Selasa (17/03/2026).
Kunjungan yang dipimpin oleh tim pustakawan ahli, Runi Alcitra A, Ema Riski Ka, Dian Eka Tama, dan Danuar D, bukan sekadar silaturahmi biasa. Kehadiran mereka membawa misi penting: Pembinaan Teknis Perpustakaan guna mempersiapkan SMA Santo Yosef menghadapi penilaian akreditasi perpustakaan sekolah.
Dalam sesi pembinaan yang berlangsung hangat namun serius tersebut, tim DPK Babel memberikan arahan mendalam mengenai pentingnya tata kelola administrasi yang rapi. Berdasarkan catatan di buku tamu, poin utama yang ditekankan adalah upaya maksimal dalam pemenuhan bukti fisik akreditasi.

“Akreditasi adalah cermin kualitas layanan. Kami ingin memastikan SMA Santo Yosef siap secara fisik maupun sistem untuk memberikan layanan literasi terbaik bagi siswa,” ungkap Falentina Martini
Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat keakraban antara tim dinas dan pengelola perpustakaan sekolah. Menariknya, mereka sempat berpose bersama dengan menunjukkan simbol huruf “L” menggunakan ibu jari dan telunjuk, yang merupakan simbol universal untuk Literasi.
Kepala Perpustakaan SMA Santo Yosef Pangkalpinang menyambut positif bimbingan teknis ini. Dengan adanya asistensi langsung dari para profesional di bidangnya, pihak sekolah optimis dapat memenuhi standar nasional perpustakaan dan meningkatkan minat baca di lingkungan sekolah yang sudah terlihat cukup aktif dengan kehadiran para siswa di area baca, tutur Falentina Martini. Fokus utama kali ini adalah pemantapan bukti fisik menuju akreditasi perpustakaan yang lebih berkualitas. Bersama kita tingkatkan budaya baca untuk generasi hebat!
Penulis : Lukas Mileniawan, S.Pd.
