Home » Sekolah Maria Goretti “Gandeng” SMA Setia Budi, Rayakan Paskah dalam Semangat Kebersamaan

Sekolah Maria Goretti “Gandeng” SMA Setia Budi, Rayakan Paskah dalam Semangat Kebersamaan

oleh fristytarigan

Sungailiat, YTKNews.id — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan terasa begitu kuat dalam perayaan Misa Paskah yang diselenggarakan pada Jumat, 17 April 2026, di Gereja Katolik Santa Maria Pengantara Segala Rahmat. Misa kali ini tampak istimewa dan berbeda dari biasanya, karena gereja dipenuhi tidak hanya oleh siswa TK, SD, dan SMP Maria Goretti, tetapi juga kehadiran para siswa dari SMA Setia Budi dan sekolah-sekolah di Sungailiat yang turut merayakan Paskah bersama.

Momen ini menjadi simbol nyata semangat kebersamaan dan sinodalitas antar sekolah di wilayah Sungailiat. Komunitas Maria Goretti bersama sekolah-sekolah lain hadir dalam satu perayaan iman, mempererat persaudaraan serta menumbuhkan nilai kebersamaan lintas jenjang pendidikan.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Paroki Sungailiat, Romo Antonius Suyata, MSF, yang dengan penuh sukacita menyapa seluruh siswa yang hadir. Dalam homilinya, Romo Antonius mengangkat tema Paskah Keuskupan Pangkalpinang, “Kristus Yang Bangkit Hadir dalam Setiap Makhluk dan Melingkupinya dengan Kasih Sayang”, juga selaras dengan Injil hari itu, yakni tentang memberi makan sebagai wujud kasih.

Beliau mengajak para siswa untuk memahami bahwa “memberi makan” bukan sekadar tindakan fisik, melainkan ungkapan kasih kepada sesama dan seluruh ciptaan. Menggandakan roti dan ikan memang mukjizat Yesus, tetapi berawal dari kerelaan hati seorang anak yang mau berbagi. Dari situlah kasih menjadi berlipat ganda.

Pesan sederhana namun mendalam ini dikonkretkan dalam kehidupan sehari-hari: berbagi makanan dengan teman, peduli terhadap sesama, bahkan kepada makhluk hidup lain seperti memberi makan hewan. Lebih jauh, Romo juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bentuk kasih terhadap ciptaan Tuhan. “Membuang sampah sembarangan sama dengan melukai wajah Ibu Pertiwi,” ungkapnya dengan penuh penekanan.

Sementara itu, Sr. Bernadetta, AK., mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan Misa Paskah bersama ini. Ia menilai perayaan lintas jenjang seperti ini menghadirkan suasana yang lebih hidup dan mempererat kebersamaan antar siswa yang seiman.

“Perayaan seperti ini terasa lebih semarak dan juga menambah keakraban anak-anak yang seiman. Puji Tuhan, hal ini bisa terlaksana di sini,” ungkap seksi pastoral sekolah Maria Goretti itu.

Ia juga berharap agar pengalaman iman yang baik ini tidak berhenti pada perayaan Paskah saja, tetapi dapat menjadi inspirasi untuk pelaksanaan misa bulanan ke depan dengan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai jenjang. Menurutnya, kebersamaan seperti ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga membangun rasa persaudaraan yang lebih luas di lingkungan sekolah.

Perayaan ini bukan sekadar Misa, tetapi menjadi momen tumbuhnya iman dan kebersamaan. Dari altar, semangat kasih itu diutus untuk hidup dalam tindakan sederhana: berbagi, peduli, dan menjaga ciptaan.

Semoga semangat Paskah ini terus tumbuh dan berlanjut, menjadi budaya baik dalam kehidupan sekolah. Karena ketika kasih itu dihidupi bersama, di sanalah iman menjadi nyata, persaudaraan semakin erat, dan harapan terus bertumbuh.

Reporter : Fristy Tarigan

Anda mungkin juga suka